Minggu, 24 Juni 2012

Senin, 28 Februari 2011

BLUE NIGHT (Michael Learns To Rock)




Lyric:


Lately you have been asking me



if all my words are true


Don't you know I'll do anything for you

Sometimes I haven't been good to you



Sometimes I've made you cry


And I am sorry for everything




but I promise you girl



I promise you this




Chorus:



When the blue night is over my face


on the dark side of the world in space

When I'm all alone with the stars above

you are the one I love




So there's no need to worry girl



My heart is sealed for you


And no one's gonna take it away




cos' I promise you girl



I promise you this




Chorus:



When the blue night is over my face


on the dark side of the world in space

When I'm all alone with the stars above

you are the one I love




Your voice is calling to me in my dreams



My love is stronger than it's ever been




Chorus:



When the blue night is over my face


on the dark side of the world in space

When I'm all alone with the stars above

you are the one I love(x2)

Senin, 21 Februari 2011

wanita penakluk pria

wanita adalah makhluk yang paling hebat, semua bisa dia taklukan oleh seorang wanita . wanita bisa menaklukan seorang pemimpin karena kecantikanya. wanita bisa menaklukan seorang pria hanya dengan suaranya yang imut-imut. bahkan pria akan selalu memanjakan wanita karena sifat-sifatnya yang manis.


dia adalah wanita yang selalu aku idam-idamkan, berbagai cara akan ku lakukan agar bisa dekat dengan dia. dan aku akan bersungguh-sungguh mencintainya sepenuh hati ku. tapi akan kah dia tahu aku sangat mencintainya, ku harap dia tahu itu. aku selalu berharap dan menunggu dia menjadi pendamping hidupku nantinya. meskipun aku merasa tidak pantas dengan dia tapi aku berusaha menjadi yang terbaik karena bila kita menginginkan jodoh yang terbaik buat kita maka kita harus lebih dahulu menjadi yang terbaik buat dia. 


lagu Rio febrian ini ku persembahkan buat orang sangat ku sayangi. Ch_runni

Sabtu, 12 Februari 2011

tenget and ehtnobotany


Di Indonesia keanekaragama flora sangat beragam, di dalam kebudayaan masyarakat Indonesia banyak tumbuhan yang digunakan dalam kegiatan kesehariannya. Indonesia, Negara kepulauan dengan beragam suku dan kebudayaan yang dimiliki, banyak dari suku maupun kebudayaan dari masyarakat tersebut dalam tradisinya menggunakan tumbuhan-tumbuhan. Di tahun 1873-1980: muncul ilmu Etnobotani. Etnobotani (dari "etnologi" - kajian mengenai budaya, dan "botani" - kajian mengenai tumbuhan) adalah suatu bidang ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dan tumbuhan. Penelitian etnobotani diawali oleh para ahli botani yang memfokuskan tentang persepsi ekonomi dari suatu tumbuhan yang digunakan oleh masyarakat lokal. Ahli etnobotani bertugas mendokumentasikan dan menjelaskankan hubungan kompleks antara budaya dan penggunaan tumbuhan dengan fokus utama pada bagaimana tumbuhan digunakan, dikelola, dan dipersepsikan pada berbagai lingkungan masyarakat, misalnya sebagai makanan, obat, praktik keagamaan, kosmetik, pewarna, tekstil, pakaian, konstruksi, alat, mata uang, sastra, ritual, serta kehidupan sosial. Etnobotani adalah suatu bidang ilmu yang mempelajari hubungan timbal-balik secara menyeluruh antara masyarakat lokal dan alam lingkungannya meliputi sistem pengetahuan tentang sumber daya alam tumbuhan.  
Salah satu kebudayaan yang erat kaitannya dalam tradisinya menggunakan tumbuhan-tumbuhan, adalah kebudayaan yang ada di masyarakat bali. Masyarakat bali merupakan masyarakat yang komunal, paternalis dan religious. Karakter masyarakat seperti itu timbul karena masyarakat bali merupakan masyarakat petani yang penuh dengan kebersamaan dalam suatu lingkungan tertentu (Jondra,2004). Karena sangat tergantungnya masyarakat bali dengan alam nya menimbulkan kesadaran untuk selalu menjaga alamnya, seperti dalam konsep tri hita krane, tiga hubungan yang harus dijaga; hubungan manusia dengan tuhanya, hubngan manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan alamnya. Kesadaran inilah yang merangsang lahirnya berbagai kearifan local masyarakat bali yang berujung pada pemeliharaan dan perlindungan terhadap alam misalnya “tenget” (angker), sakti, taksu, gaib, tumbal, dewasa,dan masih banyak lagi (Jondra,2004).   
Didalam masyarakat bali juga dikenal istilah “tenget” diamana “tenget” merupakan kearifan local (local genius/indigenous knowledge) yang ada didaerah bali. “tenget” dalam budaya bali tidak saja sebagai system nilai budaya, tetapi juga bentuk pengetahuan yang disampaikan secara oral berdasarkan pengalaman dari generasi ke generasi dan menyangkut hubungan manusia dengan lingkungan dan dunia transcendental yang melingkupinya. “tenget” yang lahir dari system kepercayaan dalam budaya bali mengajarkan kepada masyarakat penduduknya antara lain bahwa didalam setiap komponen lingkungan tidak hanya terdapat wujud fisik tetapi juga menyangkut unsur-unsur non fisik, sehingga terhadap komponen lingkungan dengan predikat “tenget” ini berlaku larangan atau tabu dengan alasan tertentu, yang pada dasarnya menunjukan bahwa komponen lingkungan atau lingkungan tertentu tidak boleh diganggu atau boleh dikelola hanya dengan mengikuti suatu aturan-aturan tertentu (Hudyana,2002). 

Selasa, 04 Januari 2011

Perbedaan Ta'aruf Dan Pacaran

Perbedaan Ta'aruf Dan Pacaran 
makna ta'aruf yang sebenarnya adalah berkenalan. Jika yang anda maksudkan adalah taaruf dalam rangka akan menikah, maka kira-kira umumnya dilakukan sebagai berikut: 
1. Saling tukar menukar data diri, nama, alamat, tempat tanggal lahir, nama orang tua, suku, hobi, dan lain-lain yang  dianggap wajar sebagai perkenalan pertama. Plus foto masing-masing. 
2. Jika dari data pertama tersebut, jika kedua pihak setuju, maka pertemuan dilanjutkan sesuai kesepakatan untuk berjumpa pertama kali atau “melihat”. Yang kita sebut "melihat" inilah yang sebenarnya sesuai sunnah Nabi SAW, sebab Beliau SAW ketika salah seorang menyatakan akan menikah dengan si fulanah, beliau bertanya apakah sudah pernah melihat fulanah tersebut? Kemudian Beliau menganjurkan sahabat tersebut untuk melihatnya, dengan alasan: “karena melihat membuat engkau lebih terdorong untuk menikahinya”. Kira-kira demikian. Yang disebut “melihat” ini biasanya dilakukan dengan ditemani orang lain, sesama wanita dari pihak wanita (atau mahramnya yang pria) dan si pria bisa sendiri atau dengan orang lain. 
3. Dalam pertemuan pertama tersebut fungsinya membuktikan data foto. Bisa jadi dalam pertemuan tersebut satu sama lain saling bertanya tentang hal-hal yang perlu diperjelas. 
4. Seringkali pertemuan tsb dilanjutkan dengan “hubungan” selanjutnya dengan maksud memperjelas perkenalan, yaitu mungkin dengan (1) surat menyurat (2) sms atau telepon (3) atau pertemuan lain dengan komposisi yang sama. Dalam langkah selanjutnya ini umumnya yang dilakukan adalah mendetilkan perkenalan. 
5. Jika saling setuju, maka selanjutnya kedua pihak mulai melibatkan ortu, kadang juga ortu terlibat sejak awal, namun biasanya jika sudah melibatkan ortu itu artinya mulai bicara teknis pernikahan. 
6. Jika sudah bicara teknis artinya sudah dalam proses menuju pernikahan atau dengan kata lain si wanita sudah dilamar dan tak boleh dilamar pria lain. Seringkali kami juga menganjurkan agar kedua pihak (pada tahap antara nomer 4 dan 5) untuk saling tukar data lebih jauh, misalnya keduanya masing-masing membuat semacam surat perkenalan yang menceritakan tentang diri masing-masing, misalnya kisah singkat tentang dirinya atau tentang hobinya dsb. Ini ijtihad saja yang intinya untuk memberi kesempatan atau sarana bagi kedua pihak untuk taaruf. Bisa juga anda engembangkan cara-cara lain. Apapun juga ada beberapa kesimpulan yang dapat ditarik sebagai “aturan main” taaruf untuk pernikahan pada zaman kita ini 
1. Tidak berkhalwat (hadits ttg ini sudah jelas dan dibahas di banyak buku dan kesempatan)
2. Tidak boleh zina hati dan zina mata (termasuk mendekati zina)
3. Agar nomer 2 tidak dilanggar, maka waktu taaruf tak boleh terlalu panjang, apalagi jika sampai tanpa batas yang ditentukan. Jika tak bisa menentukan waktu, sebaiknya pisah saja dulu tanpa ikatan janji. Sebab (1) janji atau yang semacam itu mengundang harap-harap dan itu menjadi zina hati (2) Janji menyebabkan pria lain tak bisa mendekati si wanita dan itu membuat posisinya sudah “setengah milik” bagi pria yang sedang melamarnya tanpa batas waktu kapan menikah. (3) keadaan yang bagaikan “setengah milik” ini menimbulkan kecenderungan mencairkan “hijab dalam pergaulan” antara kedua insan tersebut, ini menjadi mendekati zina. Contohnya adalah timbulnya perilaku cemburu pada pacar atau tunangan yang padahal tak ada kaitan/ikatan apa-apa.
4. Jika sudah ada kata sepakat, segeralah menentukan waktu dan kemudian menikah. Wallahua’lam bishshowwaab. Yang benar datangnya dari Allah SWT, yang salah datang dari kelemahan, kebodohan dan kemaksiyatan manusia.
http://www.facebook.com/usmanfly

Rabu, 15 Desember 2010

dokumentasi pratikum ekologi hewan

pagi-pagi sudah ke tambak..............................!


narsis boleh...................dikit aja!!!

nangkap ular pak....................don't try this at home

kegiatan praktikum yg sangat menyenangkan

Minggu, 05 Desember 2010

HIFA JAMUR (jamur mikroskopis)


Jamur adalah mikroorganisme kecil, eukariota, biasanya membenang, dan pembawa  spora, yang tidak mempunyai klorofil,  mempunyai dinding sel yang berisi khitin, selulosa, atau keduanya. Tubuh  jamur disebut miselium, dan tiap-tiap cabang atau filamen dari miselium disebut hifa. Pertumbuhan miselium terjadi di ujung hifa.  Jamur berkembang biak dengan spora. Spora merupakan alat reproduksi yang terdiri atas satu atau beberapa sel. Spora dibentuk secara aseksual atau sebagai hasil dari proses seksual. Pada jamur primitif, spora aseksual diproduksi di dalam kantong yang disebut sporangium. Sebagian dari  spora-spora bergerak terus dan disebut zoospora. Jamur lainnya menghasilkan spora aseksual yang disebut konidia, dari hifa khusus yang disebut konidiofora. Pada jamur yang lain lagi, spora aseksual (konidia)  dihasilkan di dalam struktur berdinding tebal yang disebut piknidia. Ada sekitar 250.000 jenis jamur patogen dijumpai pada tumbuhan. Hampir semua jamur ini menggunakan sebagian dari  hidupnya pada tumbuhan inangnya dan sebagian lagi di dalam tanah atau pada sisa-sisa tumbuhan.

Kamis, 25 November 2010

echinodermata

pantai balai kambang merupakan tempat dengan ekosistem pantai yang masih sangat baik! terlihat dari banyaknya hewan class echinodermata yang sangat banyak ditemukan didaerah pesisir pantai. dalam hal ini landak laut, hewan ini merupakan indikator pencemaran air laut.
praktikum lapangan mata kuliah Taksonomi Invertebrata (TI) dan SPH II dilakukan saat air laut dibalai kambang mulai surut, dengan dosen pendamping lapangan Hasan jayadi,SSi. untuk praktikum TI dilakukan pencarian contoh-contoh spesies dari hewan-hewan invertebrata seperti contoh gambar diatas. 

Minggu, 30 Mei 2010

PEMODELAN LONGYAM TERPADU DALAM RANGKA APLIKASI SAINS UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT.

Pada umumnya infeksi cacing banyak menimpa peternakan-peternakan yang kurang memperhatikan hygiene dan sanitasi lingkungan, sehingga cacing parasit tersebut dengan leluasa menyerang hewan ternak. Bermacam-macam cara telah ditempuh dalam mengusahakannya untuk program tersebut. Salah satu usaha pemerintah adalah dengan menggalakkan peternakan ayam buras. Usaha peternakan ayam sering menjumpai adanya hambatan. Diantaranya timbul berbagai macam penyakit sehingga menyebabkan kerugian yang tidak sedikit.

Dalam sistem litter seperti parenstock dan juga pada ayam-ayam kampung yang ada disekitar, prevalensi infestasi cacing yang ditemukan pada ayam yang dipelihara sangatlah tinggi. Sedangkan pada ayam yang dipelihara dengan sistem battery prevalensinya lebih kecil, bergantung pada kebersihan,makanan, dan lingkungan. Salah satu gangguan yang dapat menyerang ayam adalah penyakit cacingan disebabkan oleh cacing Ascaridia galli.

Beberapa usaha telah dilakukan dalam menanggulangi infeksi A. galli pada ayam. Khususnya pada masa pra-infektif. Salah satu usahanya dengan cara mengurangi tingkat pencemaran feses pada tanah oleh ayam penderita ascariasis melalui pemanfaatan feses ayam tersebut sebagai bahan makanan tambahan bagi ikan di kolam. Pencegahan infeksi A. galli dapat dilakukan dengan cara sanitasi yang baik atau pemeliharaan unggas dengan sistem battery.

Ada beberapa aspek yang cukup menguntungkan dalam usaha peternakan ayam di atas kolam. Keuntungan penggunaan feses sebagai pupuk kandang di kolam akan menyuburkan plankton merupakan makanan alami bagi ikan, sehingga akan meningkatkan bobot ikan. Selain itu pupuk kandang juga dapat dimakan langsung oleh ikan yang merupakan tambahan secara rutin (Athiroh 2004). Sedangkan manfaat bagi ayam yaitu dapat mencegah terjadinya infeksi A. galli secara otoinfeksi. Berkaitan dengan penanggulangan cacing A. galli, maka usaha tersebut perlu mendapatkan perhatian. Usaha tersebut dikenal dengan istilah peternakan terpadu.

Pada penelitian yang dilakukan oleh Athiroh (1993), ternyata dinding telur A. galli (parasit pada ayam) mengalami kerusakan dalam usus ikan setelah dilakukan infeksi buatan pada berbagai ikan. Dengan demikian parasit A. galli tersebut tidak akan menginfeksi ikan di kolam. Untuk menunjang aplikasi ini didukung pula oleh penelitian Syaifudin & Athiroh, (2007), ikan lele dumbo (Clarias glariepinus) setelah diberi pakan tambahan kotoran ayam setiap individu mengalami pertumbuhan (baik panjang maupun berat). Konsentrasi kotoran ayam yang berpengaruh terhadap panjang ikan lele, ditunjukkan oleh P30 (pemberian kotoran ayam 30% dari berat kotoran ikan lele 5%). Pemberian pakan tambahan bisa berupa sisa-sisa makanan keluarga, daun kubis, tulang ikan , tulang ayam yang dihancurkan, usus ayam dan bangkai. Selain itu juga dapat diberi campuran dedak dan ikan rucah (9:1) atau campuran bekatul, jagung, dan bekicot (2:1:1). Pemberian pakan tambahan maupun berupa pellet harus memperhatikan faktor efisiensi, karena ikan lele sudah memanfaatkan pakan yang tumpah dari pakan ayam, bahkan kotoran ayam (manure) masih mengandung protein 50 – 70%.

Menurut Siregar (1995) menyatakan bahwa rata-rata jumlah pakan harian yang dibutuhkan oleh seekor ikan adalah sekitar 3% - 4% dari berat total badannya (Biomass). Ikan berukuran kecil dan masih muda yang membutuhkan jumlah pakan lebih banyak daripada ikan dewasa berukuran besar. Disamping itu, ikan kecil itu juga membutuhkan pakan yang kandungan nutrisinya lebih baik daripada ikan besar. Ikan kecil (misalnya larva) membutuhkan pakan yang kandungan proteinnya lebih tinggi.

Meningkatkan pendapatan petani ikan serta mengurangi pencemaran oleh feses ayam. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat pada umumnya dengan longyam. Yaitu suatu pemeliharaan ikan dikolong kandang ayam. Praktek ini, merupakan suatu perpaduan kegiatan budidaya yang menguntungkan. Dua kegiatan budidaya tersebut berjalan bersama-sama. Petani ikan yang membudidayakan ikan dikolong kandang ayam secara tidak langsung akan menghasilkan penghasilan ganda diantaranya:

1) memanen ikan dari kegiatan memelihara ikan

2) Memanen ayam dari kegiatan budidaya ayam

3) Kotoran ayam yang jatuh ke kolam akan menghasilkan plankton yang berguna bagi pertumbuhan ikan.

Sistem longyam juga dapat memberikan beberapa keuntungan, diantaranya pakan tambahan ayam yang terbuang dapat dimanfaatkan langsung dimakan ikan. Dengan demikian akan dapat mengurangi biaya pakan tambahan ikan. Selain itu, kotoran ayam tidak menimbulkan bau yang tak sedap. Kotoran ayam bisa juga langsung dimakan oleh ikan, terutama yang sudah kering. Sedangkan sisa kotoran itu bisa menjadi pupuk yang secara kontinyu menyuburkan kolam. Hal ini karena kotoran ayam di dalam kolam merupakan dasar utama pertumbuhan phytoplankton dan bakteri, yang seterusnya menjadi penunjang utama kehidupan zooplankton. Dengan menggunakan cahaya sebagai sumber energi, phytoplankton dapat mengasimilasi bahan-bahan anorganik dan CO2 untuk menghasilkan oksigen yang sangat dibutuhkan oleh ikan. makanan alami lele berupa Zooplankton, larva, cacing-cacing dan serangga air. Makanan yang berupa fitoplankton adalah Gomphonema spp (gol. Diatome), Anabaena spp (gol. Cyanophyta), Navicula spp (gol. Diatome), Ankistrodesmus spp (gol. Chlorophyta). Ikan lele juga menyukai makanan busuk yang berprotein, seperti
kotoran yang berasal dari kakus.

Beberapa ikan air tawar yang dapat dipelihara dengan ayam, atau longyam antara lain: lele, mas, nila gurami tawes, dll. Model pemeliharaan diversifikasi ini, bisa menimbulkan dampak yang fatal terhadap kelangsungan usaha tani tersebut. Selain bisa menumbuhkan pakan alami kotoran ayam tersebut bisa menjadi pakan langsung bagi ikan. Pemeliharaan pada praktek Longyam bisa dilakukan secara sistem monokultur, dan sistem polikultur. Oleh karena itu perlu memperhatikan beberapa hal yaitu:

a) Pertama, kandang ayam tidak boleh menutupi seluruh permukaan kolam. Kandang seperti itu dapat menghalangi sinar matahari ke dalam air. Keadaan ini menyebabkan tidak terjadi fotosintesa dan suhu air menjadi rendah. Air yang bersuhu rendah bisa menjadi penyebab timbulnya penyakit.

b) Kedua, jarak antara permukaan air dengan dasar kandang minimal 50 cm. Jarak terlalu dekat bisa menyenbabkan kandang menjadi lembab. Keadaan ini tak baik untuk ayam, bisa menurunkan nafsu makan dan dapat menyebabkan timbulnya penyakit.

c) Ketiga, jumlah ayam dan ikan harus seimbang. Bila ayam terlalu banyak bisa menyebabkan kematian pada ikan, karena banyak kotoran ayam tidak bisa dimanfaatkan oleh ikan. Hal ini akan menyebabkan sisa-sisa pakan akan menjadi racun (toxid) bagi ikan. Untuk satu ekor ayam perlu diimbangi dengan 10 – 20 ekor ikan ukuran5-8 cm.

Hama dan Penyakit yang ada pada Beberapa Unggas Diantaranya:

1. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri

2. Penyakit yang disebabkan oleh Virus

3. Penyakit yang disebabkan oleh nutrisi

4. Penyakit yang disebabkan oleh racun maupun faktor lainnya.

Secara umum gejala penyakit cacingan pada ayam adalah:

- Tubuh ayam menjadi kurus

- Nafsu makan berkurang

- Sayap kusam dan terkulai

- Kotoran encer, berlendir berwarna keputihan dan kadang berdarah

- Pertumbuhan lamban

Penanggulangan yang dapat dilakukan secara umum adalah:

- Sanitasi kandang dengan desinfektan

- Pemberian Caricid pada umur 4-6 minggu dengan dosis 30 ml/3 liter air untuk 100 ekor ayam. Umur lebih dari 6 minggu diberi dosis 6 ml/10 L air untuk 100 ekor ayam

- Campurkan premix 2.4% ke dalam makanan dengan dosis 2.5 kg/kg pakan diberikan selama 5-6 hari

Kamis, 07 Januari 2010

kolong kandang ayam




THE FLY BIOLOGI'07